Dalam hidup terkadang kesendirian
membuat jenuh yang amat sangat. sebuah perhatian dan kasih sayang adalah
obat untuk kejenuhan yang mampu membuat tersenyum sendiri
(kadang-kadang). 3 tahun bertahan dalam sebuah kesendirian memang tak
masalah menurutku, karena aku pun menikmati masa sendiri itu. Namun,
siapa sangka sebuah pertemuan akhirnya terjadi antara kita (aku dan
kamu) yang saat itu tak mengenal bahkan tak berharap saling menemukan.
Takdir Tuhan siapa yang bisa menolaknya, kita dipertemukan dalam sebuah
acara Kampus. Sebuah acara untuk mahasiswa baru dalam mengenal
dunia kampus dan teman-teman baru diberbagai jurusan kampus. Saat
itu kita dipertemukan menjadi partner KP (Kakak Pendamping) Kota Mesuji
di provinsi Lampung (ini hanya sebuah penamaan untuk kelompok saat itu).
Dari awal perkenalan jujur aku sangat sebel denganmu karena kamu adalah
cowok yang tidak peka menurutku, karena aku yang harus menghubungi
dirimu terlebih dahulu. Hahaha… pikirku kamu cowok harusnya yang memulai
menghubungi dong. wkwk, ah… (jadi tersenyum mengingat hal itu). Enggak,
itu gak masalah kok siapapun yang menghubungi terlebih dahulu jika kita
butuh gak ada larangan kok cewek atau cowok. Akhirnya aku yang
menghubungimu terlebih dahulu untuk membicarakan konsep grup mesuji
bagaimana nantinya. Oh ya, sebenernya aku males banget ikut acara ini,
karena sebelumnya sudah pernah ikut dan saat itu aku dapat bagian kerja
yang sangat membosankan. namun, karena paksaan dari teman aku pun ikut.
wkwk…. Namanya juga terpaksa jadinya setengah hati ikutnya dan jarang
banget ikut rapat, akhirnya kebingungan waktu mendekati hari- H nya,
makanya saat itu mencoba koordinasi sama kamu dan sempat khawatir kalo
kamu ga datang waktu hari H (bisa mati nih harus sendirian ndampingi 28
orang), pikirku saat itu.. hehehe…..
.....
Surabaya, 23 Agustus 2016
Tibalah hari dimana pra gerigi dimulai,
saat itu hari pertama dimana aku berjumpa langsung dengan adik-adik
Mesuji, dan itu juga hari dimana aku pertama kali berkenalan denganmu
(perkenalan yang sangat konyol memang dan gak akan pernah ku lupa). Rasa
malu mungkin diawal dan kita ngobrol apa adanya saja saat itu. Tidak
ada yang spesial diawal kita bertemu rasanya dan semua berjalan
sewajarnya saja. Saat itu adik-adik mendapatkan sebuah penugasan dengan
membuat paper mop yang nantinya akan dibuat puzzle dipenutupan acara. Dari sini kakak pendamping ditugasi untuk mengoreksi hasil pekerjaan
adik adik setiap kota yang dipegang. Hal inilah yang buat aku dan kamu
akhirnya sering chattingan untuk membicarakan pengoreksian tugas tersebut. 2
hari setelahnya kita bertemu lagi di lapangan koni untuk mengoreksi
paper yang telah dibuat adik-adik Mesuji, namun karena sudah malam dan
lapangan koni saat itu tidak ada seorang cewek sama sekali akhirnya aku
memutuskan berpamitan untuk pulang terlebih dahulu dan kamu pun memahami
hal itu. Setelah itu, kita jadi lebih sering chattingan, namun hanya
sekedar berkoordinasi teknis acara dan pengumpulan penugasan tersebut. Yaaa semua tampak biasa saja memang.
.....
Surabaya, 26 Agustus 2016
Tibalah hari dimana acara tersebut
dimulai. Namun, hari itu aku lupa tidak membawa almamater, mau balik ke
rumah tapi waktu tidak memungkinkan. akhirnya aku menghubungi kamu bahwa
aku lupa tidak membawa almamater. Bingung, takut dll saat itu. Namun,
kamu lagi-lagi menolongku dengan meminjamkan almamater temanmu saat itu,
Alhamdulillah :). Hari pertama gerigi berjalan dengan lancar. Penugasan
untuk hari berikutnya telah kamu berikan pada adik-adik Mesuji
(lagi-lagi aku mengandalkanmu, karena aku rasa kamu lebih pede saat
berbicara dengan orang-orang baru). Setelahnya kita dan adik-adik mesuji
berfoto-foto dihari pertama gerigi dan saat itu kamu mulai berani modus
ke aku namun saat itu aku menganggapnya biasa saja dan adik-adik Mesuji
mulai ber ciye-ciye riya melihat caramu modusin aku. hahaha dasar
cowok. wkwk
Oh ya, selain kita yang mendampingi adik-adik mesuji ada juga 2 fasil yang menemani. Hari pertama acara tidak seberapa capek karena hanya setengah hari, setelahnya kami berempat pergi ke MCD untuk melepas penat dan saling ngobrol satu sama lain. Lagi-lagi kamu mulai menggodaku di depan mereka sampai bertukar tempat duduk disebelahku, hahaha… awalnya ilfeel dengan tingkah laku modusanmu tapi ntah itulah yang membuatku nyaman padamu akhirnya 😍…
Oh ya, selain kita yang mendampingi adik-adik mesuji ada juga 2 fasil yang menemani. Hari pertama acara tidak seberapa capek karena hanya setengah hari, setelahnya kami berempat pergi ke MCD untuk melepas penat dan saling ngobrol satu sama lain. Lagi-lagi kamu mulai menggodaku di depan mereka sampai bertukar tempat duduk disebelahku, hahaha… awalnya ilfeel dengan tingkah laku modusanmu tapi ntah itulah yang membuatku nyaman padamu akhirnya 😍…
3 hari acara kita lewati bersama dengan suka duka bareng, dan selama 3 hari aku juga mengandalkan mu gara-gara kamu bilang “Selama ada cowok, cewek ga boleh ngapa-ngapain” haha munculah niat memanfaatkan dalam diriku 😅. 3 Hari bersama membuat kita semakin intens chattingan mulai membicarakan kuliah, mantan dan hingga hobby kita saat itu. Ntahlah mengapa secepat ini aku bisa mulai dekat denganmu. Di hari terakhir acara sedih banget, tidak terasa acara sudah selesai dan bakalan susah ketemu dengan adik-adik Mesuji dan kamu. Pikirku semua akan selesai saat ini, tapi tidak setelah acara kita pun masih berlanjut komukasi dan kamu pun mengajakku jalan pertama kalinya. Awalnya memang aku gamau, karena kita baru kenal, perasaan labil saat itu membuat aku menarik ulur janjiku untuk nonton sama kamu, sampai kamu sedikit kecewa dan aku pun akhirnya mau nonton denganmu.
Hubungan kita semakin dekat dan kita sering jalan berdua saat itu, kamu mulai memberi kode-kode bahwa kamu tertarik dan ingin mengenalku lebih. Aku ragu saat itu, aku takut untuk mencintai lagi setelah aku gagal menjalin hubungan sewaktu SMA. Hal ini yang membuat labil dan sempat membuatmu kecewa dan ingin pergi dari diriku. Namun, aku tak mampu membohongi diriku sendiri jika akupun memiliki perasaan yang sama denganmu dan aku mengakui bahwa aku mau membuka hati buatmu, semakin aku ingin menghindarimu semakin aku ingin dekat denganmu, aku mulai nyaman denganmu, aku mulai terbiasa dengan hadirmu dan aku ingin kamu. Namun, kita memutuskan untuk tidak langsung berkomitmen kita memutuskan untuk menjalani saja seiring berjalannya waktu. Ntah kenapa semakin dekat denganmu aku merasakan tidak ingin kehilanganmu mestipun rasanya ingin saja menghindar karena sikapmu yang tiba-tiba ragu padaku. Ntah kenapa… sedih rasanya 😭. Ntahlah aku pun tak paham mengapa seperti ini padamu…maafkan aku. Namun yang aku tau saat itu aku nyaman sama kamu dan aku ga ingin kamu pergi…..😥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar